
HIMPUN.ID – Puskesmas Mananggu kembali menggelar Advokasi Lintas Program (LP)/Lintas Sektor(LS) tingkat Kecamatan Mananggu, di Aula Puskesmas Mananggu, Selasa 17 Januari 2023.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, kepala Puskesmas Mananggu, Amelia Kadji, SKM., Kapolsek Mananggu, Camat, Ketua TP.PKK, para Kepala Desa, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, Koordinator Kader serta para Ketua BPD.
Adapun, yang dibahas dalam pertemuan advokasi lintas program/lintas sektor terkait, untuk kegiatan pemantauan pertumbuhan, tentang upaya perbaikan gizi dan pencegahan pengendalian penyakit yang berpotensi Kejadian Luar Biasa (KLB).
Kepala Puskesmas Mananggu, Amelia Kadji, SKM., mengatakan, tujuan dari pada kegiatan tersebut, untuk menggalang dukungan dan kerja sama dari lintas sektor dalam upaya perbaikan gizi masyarakat dan pencegahan, pengendalian penyakit yang berpotensi KLB atau wabah di wilayah puskesmas Mananggu.
Baca juga:Matangkan Pelaksanaan HUT ke-20 Tahun, Pemda Pohuwato Bakal Hadirkan Para tokoh Pejuang
Amelia menyampaikan, upaya perbaikan gizi masyarakat, merupakan salah satu upaya dalam rangka menekan angka atunting yang ada di Wilayah Puskesmas Mananggu.
Dijelaskan Amelia, pencegahan stunting, merupakan program prioritas bagi Pemerintah Daerah.
“Pencegahan stunting yang menjadi program prioritas Nasional saat ini, jadi kami juga mempunyai tujuan yang sama yaitu percepatan penurunan angka Stunting di wilayah kerja Puskesmas Mananggu,” jelas Amelia.
Tak hanya itu, lanjut Kapus Amelia, pihaknya juga fokus pada pencegahan dan pengendalian penyakit yang berpotensi Kejadian Luar Biasa (KLB).
“KLB atau wabah Misalnya rabies, yang sebelumnya tidak ada tiba-tiba terdampak pada masyarakat,” ujarnya.
Dukungan Dan Kerja Sama Dari Lintas Sektor
Amelia berharap, mensukseskan program pemerintah, dalam rangka penurunan angka stunting, dibutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh lintas sektor terkait.
Amelia menuturkan, untuk perbaikan gizi ini bukan hanya tanggung jawab dari Puskes saja, tapi seluruh lintas sektor juga.
“Sehingga sangat dibutuhkan dukungan dan kerja sama, Karena kalau hanya sepihak perbaikan gizi tidak maksimal. Saya berharap bisa menjalin kerja sama antar lintas sektor, agar program prioritas penanganan penurunan stunting bisa terwujud dan di capai zero stunting,” tutup Kapus Amelia.
