
[Shertanews.com]-Puskesmas Mananggu menggelar penyuluhan kepada masyarakat mengenai pencegahan penyakit Demam Berdarah (DBD) dan pemberantasan nyamuk malaria Aedes Aegypti. Selain itu kegiatan tersebut juga dilakukan Investigasi Penyelidikan Epidemiologi penyebab penyakit DBD dan Malaria yang menjadi penyebab, sumber penularan serta faktor yang dapat mempengaruhi timbulnya wabah oleh Tim PJ. DBD Malaria, surveilans, promkes dan sanitasi, Sabtu (03/02/2024).
Saat dikonfirmasi Kepala Puskesmas Mananggu Amelia Kadji, S.KM.,MM menyampakaian bahwa kegiatan ini sangat penting dilaksanakan, melihat intensitasi curah hujan yang mulai tinggi maka dilakukan upaya preventif agar nyamuk dapat terpantau secara rutin, karena jentik nyamuk yang tidak bisa dihilangkan dengan fogging maka dari itu dicegah perkembangbiakannya,” jelasnya.
Lebih lanjut dirinya menghimbau kepada masyarakat khususnya yang ada di Kecamatan Mananggu agar lebih peduli lagi untuk memperhatikan rumah dan lingkungan sekitar, terutama menguras bak penampungan air miniman sekali seminggu, mengumpulkan dan mengubur barang-barang bekas yang dapat menampung air, menutup bak penampungan air serta membersihkan selokan dan drainase dilingkungan disekitarnya.
Tak hanya itu Puskes Mananggu juga melakukan kegiatan Puskesmas Keliling (Puskling) dengan memberikan pelayanan kesehatan langsung pada Masyarakat yang ada di Desa Mananggu, Buti dan Bendungan yang diantaranya melakukan pemeriksaan tekanan darah, suhu tubuh, pemeriksaan gula darah, asam urat dan kolesterol oleh tenaga kesehatan baik dokter, apoteker, perawat dan petugas pada program terkait.
