[Shertanews.com]-Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes), pencegahan penyakit polio dapat dilakukan dengan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemberian imunisasi polio pada anak-anak, oleh sebab itu guna mencegah terjadinya penularan Virus Polio, Puskesmas Mananggu mengimbau kepada masyarakat akan pentingnya imunisasi polio sebagai bentuk pencegahan.
Hal itu dijelaskan oleh Kepala Puskesmas Mananggu Amelia Kadji, S.KM.,MM bahwa polio merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh virus, penyakit polio ini bisa menular dan berbahaya, terutama menyerang pada anak-anak hingga bisa menyebabkan kelumpuhan dan kematian, Selasa (02/07/2024).
Oleh karena Amelia menyampaikan sebagai bentuk proteksi terhadap bahayanya polio, dapat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat serta mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang, dan harus segera mendapatkan imunisasi polio sejak dini, dengan mendatangi disejumlah faskes kesehatan, pada anak usia 0 sampai 59 bulan.
Sementara dalam pelaksanaannya Riska, A.Md.,Kep menerangkan bahwa imunisasi polio terbagi dua kategori, yakni penggunaan vaksin polio oral (OPV) dan vaksin polio inaktif (IPV). “Pemberian lengkap imunisasi OPV dan IPV akan memberikan perlindungan lengkap terhadap virus polio tipe 1, 2 dan 3,” terangnya.
Lebih lanjut dirinya menyampaikan bakal menggelar penyuluhan keliling bersama para tenaga kesehatan di Puskesmas Mananggu ke seluruh desa di wilayah Kecamatan Mananggu.
Diketahui gejala penyakit polio yakni Muncul 7-10 hari setelah terinfeksi (rentang 4-35 hari), Demam, Sakit Kepala, Kekakuan Leher, Nyeri Tungkai, Muntah dan Kelelahan Pada kasus serius, gejala bisa kehilangan refleks, otot terasa lemah sangat intens, kaki terkulai, kesemutan di kaki dan kelumpuhan.
Puskesmas Mananggu ajak warga lindungi anak dari Polio dengan Imunisasi
By:
Posted in:
