
[Shertanews.com]-Dalam rangka mencegah adanya penyakit Polio pada bayi Balita, Puskesmas Mananggu menggelar kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio, bertempat di Aula Puskesmas Mananggu, Kamis (04/7/2024).
PIN polio adalah pemberian imunisasi tambahan polio kepada balita tanpa memandang status imunisasi polio sebelumnya. Dengan adanya imunisasi polio merupakan upaya pencegahan yang paling efektif dalam mencegah penyakit polio yang merupakan penyakit berbahaya dan menular yang dapat menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian.
Pada kesempatan itu Kepala puskesmas Mananggu Amelia Kadji, S.KM.,MM mengajak seluruh Kepala Desa serta Kader Posyandu dan seluruh Masyarakat Kecamatan Mananggu untuk mensukseskan PIN Polio putaran I dan II dengan membawa putra putri maupun kerabatnya ke pos-pos imunisasi agar anaknya terhindar dari polio baik di puskesmas, posyandu maupun sekolah.
” Semua balita usia 0 hingga 7 Tahun di Kecamatan Mananggu bisa tervaksinasi dengan target minimal 95% agar tercapai herd imunity terhadap penyakit polio” ucap Amel.
Terpisah, Riska A.Md,Kep selaku penanggung jawab program mengharapkan keterlibatan aktif dari masyarakat menjadi kunci keberhasilan program imunisasi, baik masyarakat baik pemerintah maupun swasta ikut berkontribusi dalam pelaksanaanya, sebab vaksin polio ini berupa vaksin tetes jadi harapannya lebih mudah dalam pengaplikasiannya dan tidak ada efek yang berarti setelah pemberian” ucap Amel.
Diketahui kegiatan sosialisasi Pin Polio dihadiri Ibu Ketua TP PKK Kecamatan atau yg diwakili, Kepala Puskesmas Mananggu beserta staf, dan Ketua Tim Penggerak PKK Desa sewilayah Kecamatan Mananggu, Perwakilan Kader Posyandu dari masing-masing Posyandu. (Adv)
