
[Shertanews.com]-Dalam rangka meningkatkan status gizi bagi ibu hamil dan balita, Puskemas Mananggu menggelar Pelatihan Tim Pelaksana Dalam Penyiapan Pemberian Makanan Tambahan Berbasis Pangan Lokal Bagi Ibu Hamil KEK dan Gizi Balita bertempat di aula Puskesmas Mananggu, Kamis (04/7/2024).
Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal merupakan salah satu strategi penanganan masalah gizi pada Balita dan Ibu Hamil.
Hal itu katakan oleh Kepala Puskesmas Mananggu Amelia Kadji, S.KM.,MM saat menyampaikan materinya pada pelatihan tersebut.
Lebih lanjut, Amel menuturkan bahwa Kegiatan PMT berbahan pangan lokal diharapkan dapat mendukung kemandirian pangan dan gizi keluarga secara berkelanjutan, agar peningkatan BB ibu hamil sesuai usia kehamilannya, disertai perbaikan status gizi.
Terpisah, selaku penanggung jawab Program Ferbriyanti Mahmud, A.Md.Gz Kegiatan PMT tersebut perlu disertai dengan edukasi gizi dan kesehatan untuk perubahan perilaku misalnya dengan dukungan pemberian ASI, edukasi dan konseling pemberian makan, kebersihan serta sanitasi untuk keluarga.
“Maka tindak lanjut dari kegiatan ini adalah pemberian PMT selama 56 hari khusus untuk balita gizi kurang dan 120 hari untuk ibu hamil KEK sebagai upaya dalam mencegah stunting dan Angka Kematian Ibu (AKI)” ucap Febri.
Oleh karena itu diharapkan dengan adanya Pelatihan ini Tim Pelaksana PMT Berbahan Pangan Lokal ini mampu bekerja dengan maksimal sehingga dapat menurunkan persentase balita dengan Gizi Kurang dan Bumil KEK di wilayah UPTD Puskesmas Mananggu.
