
[Shertanews.com]-Hujan lebat yang tak kunjung henti mengakibatkan banjir di beberapa wilayah di Kabupaten Boalemo, banyak warga yang terdampak banjir yang menjadi fokus penanganan khususnya di Kecamatan Mananggu, Rabu (10/07/2024).
Guna mencegah adanya penularan penyakit, Tim Nakes Puskesmas Mananggu turun langsung melaksanakan kegiatan pemantauan dan publikasi untuk mengingatkan potensi munculnya sejumlah penyakit saat banjir.
Kepala Puskesmas Mananggu Amelia Kadji, S.KM.,MM menjelaskan kegiatan ini untuk mencegah dan mengecek kondisi kesehatan masyarakat yang dikhawatirkan menyebabkan penyakit kepada masyarakat khususnya mereka yang terdampak banjir.
“Jika kondisi itu dibiarkan, maka penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) mudah menyebar, oleh sebab itu upaya yang harus dilakukan adalah pemberantasan sarang nyamuk dengan pola 3M (menguras, menutup, mengubur barang bekas)”, ujarnya.
Selain itu kata Amel, adapun penyakit lain yang juga harus menjadi perhatian adalah leptospirosis, penyakit yang dibawa binatang tikus itu kerap menyerang warga usai terjadi banjir. Hal itu terjadi karenanya kontaminasi urine tikus yang terbawa air banjir.
Untuk itu dirinya menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap berbagai penyakit yang berpotensi muncul pasca banjir nanti agar tetap menjaga kesehatan serta tetap waspada terhadap bahaya penyakit disaat banjir maupun pasca banjir nanti.
Dari hasil peninjauan ada beberapa KK yang terdampak banjir dalam keadaan sehat dan normal setelah dilakukan cek kesehatan dan diberikan edukasi kepada masyarakat agar menjaga lingkungan dan kesehatannya
